Ads 468x60px

Sabtu, 24 Maret 2012

Komponen-komponen yang terdapat di Matherboard


Kalau kita mengamati sebuah motherboard, maka kita akan mendapati bahwa sebenarnya ia terdiri atas banyak komponen. Komponen ini saling berhubungan dan bekerja sama. Ada banyak sekali produsen motherboard diantaranya adalah Intel, ASUS, Iwill, Abit dan masih banyak yang lain. Motherboard menggabungkan seluruh komponen PC, mulai dari prosesor,
memory sound card, I/O, dsb. Komponen-komponen dari Motherboard. Berikut akan dijelaskan secara garis besar beberapa komponen utama dari motherboard serta istilah yang biasa kita dengar tentang motherboard.
1.      Soket Prosesor
Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Tipe Soket itu mulai digunakan mulai prosesor 286 hingga sekarang. Ada beberapa jenis soket prosesor, contohnya : DIP (40 pin) untuk processor 8088/8086, socket 3 (168 pin) untuk processor 486, soket 5 dan 7 (321 pin) untuk processor pentium, socket 8 (371 pin) untuk processor Pentium Pro, slot 1 untuk Pentiumll, solot a untuk AMD K7, dan sebagainya Pilihan lain selain soket yaitu sistem slot pernah dipakai untuk prosesor Pentium II dan Pentium III generasi pertama, tetapi lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket maka kemudian ditinggalkan lagi. Contoh lain: Soket 7 untuk prosesor Intel Pentium P55C (Pentium MMX), Cyrix/IBM 6x86L/6x86MX/MII dan AMD K6/K6-2/K6-III, soket 370 untuk prosesor Intel Pentium III dan Celeron, Soket A untuk prosesor AMD Athlon dan Duron serta Soket 423/478 untuk prosesor Pentium 4.
2.      Soket Memori
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori (dalam hal ini yang dimaksud adalah RAM) pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motehrboard memiliki soket sebanyak 3 atau 4 buah tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memori EDO, soket SIMM yang harus dimiliki adalah soket 72 pin (dulu ada yang tipe 30 pin), untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.
3.      CMOS
Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integreted circuit) yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan settingannya selama baterai yang men-supply masih baik. Dalam hal ini CMOS adalah ROM BIOS. Ada beberapa produsen seperti PhoenixBIOS, AMIBIOS (American Megatrends Inc.), dan AWARDBIOS. Masing-masing produsen memiliki tampilan dan fitur BIOS Setup tersendiri.
4.      Chipset
Ada beberapa produsen chipset yaitu OPTI, UMC, Ali (ACER Laboratories Inc), SiS, VIA dan si raja chipset Intel Corp. Beberapa contoh chip Intel:
Þ           i430FX (Triton I), i430HX (Tritonll), I430VX (Tritonlll), i430TX, semuanya mendukung socket 5/7.
Þ           i450GX (Orion), i450KX(Mars) mendukung Pentium Pro.
Þ           i450FX (Natoma), i440BX, i440GX, i440NX mendukung Pentium II
Komponen pada motherboard yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah
chip, north bridge dan south bridge. Meski demikian, ada pula yang hana
terdiri dari satu chipset yang sudah terintegrasi seperti Sis 735 yang support
untuk prosesor AMD.
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antar komponen yang
terpasang pada motherboard.
Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas
yang berbeda satu dengan yang lain. Chip pada noth bridge berfungsi untuk
mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP dan memori utama sistem
(RAM dan ROM). Sementara, chips south bridge mengaur aliran data dari
piranti input output, bus PCI, interface hard disk dan floppy serta piranti
eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding
south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, atau
kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.
5.      Slot Expansi
Adalah untuk memasang perangkat seperti VGA Card, Sound Card, LAN
Card, TV Tuner internal atau modem internal.
Ada beberapa jenis slot ekspansi:
Þ           ISA 8-bit
Þ           ISA 16-bit
Þ           EISA 32-bit
Þ           VESA 32-bit
Þ           MCA 32-bit
Þ           PCI 32-bit
Þ           AGP 64-bit
Slot ini mempunyai beberapa teknologi, yaitu VESA (Video electronic
Standart Association) atau sering disebut VL-BUS atau VLB (VESA Local
Bus), ISA (Industtry Standart Architecture), EISA (Extended ISA), PCI
(Peripheral Component Interconnect), AGP (Accelerated Graphics Port).
6.      Port Piranti Eksternal (Serial, Paralel, audio, USB)
Terdapat 2 port serial (COM1 dan COM2) serta 1 port paralel (LPT1). Biasanya letaknya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya sebagai sarana untuk memberikan masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB (Universal Serial Bus) untuk berhubungan dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital dan peripheral lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port ethernet untuk masuk dalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang tidak terlalu banyak, namun sangat membantu terutama untuk digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.
7.      Soket Catu Daya (power supply, fan)
Fungsinya untuk menyuplai power ke semua komponen yang tersambung
pada motherboard.
8.      Konektor Cassing
Berfungsi untuk menyampungkan tombol/saklar dan indikator pada cassing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, diserati pula port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
9.      Konektor IDE dan Floppy
Umumnya terdapat 2 port IDE (Primary dan Secondary) serta 1 port FDD. Pasti anda sudah tahu fungsinya, yaitu merupakan interface yang menyambungkan hard disk dan floppy disk ke motherboard. Saat ini interface hard disk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer hingga 100 MB/detik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Selamat Bergabung Photobucket